Pemeliharaan Hutan”, Upaya Menjaga
Kelestarian Hutan
Hutan yang berfungsi sebagai paru-paru
Indonesia, yang menjaga tersedianya oksigen di bumi, perlahan-lahan mulai
lenyap. Hutan-hutan tropis yang tadinya banyak dijumpai di Indonesia, kini
perlahan-lahan berubah menjadi ladang perkebunan sawit, coklat dan karet.
Hal ini mengakibatkan berkurangnya luas hutan
sehingga makhluk hidup yang biasa tinggal di hutan kehilangan tempat tinggal
serta berkurangnya jumlah oksigen yang dihasilkan oleh hutan.
Mengapa Luas Hutan
Berkurang?
1. Kebakaran
hutan yang terjadi akibat manusia atau bencana alam contohnya musim kemarau
berkepanjangan
2. Penebangan hutan
untuk dijadikan lahan perkebunan
3. Penebangan hutan
untuk dijadikan lahan hunian mahal (real estate), dsb.
Bahaya Apa Saja Yang
Terjadi Apabila Luas Hutan Terus Berkurang?
1.
Berkurangnya jumlah oksigen yang dihasilkan ke udara
2.
Makhluk hidup yang tinggal di hutan kehilangan tempat tinggal
3. Air hujan tidak
dapat diserap oleh pohon ke dalam tanah sehingga menimbulkan banjir
4. Pohon yang
berfungsi sebagai perekat tanah berkurang sehingga dapat menimbulkan tanah longsor.
5.tidak ada lagi tempat
untuk berteduh karena hutan sudah banyak yang gundul
Cara Menjaga Kelestarian
Hutan?
1. Melakukan
reboisasi, menanam kembali pohon sesuai dengan jumlah pohon yang ditebang
2. Menjaga
hutan dari penebang liar, melapor kepada petugas dan tidak ikut serta dalam
proses penebangan liar
3. Mengubah
lahan perkebunan kembali menjadi hutan setiap 5 tahun sekali
4. Mengajak
orang lain untuk ikut peduli hutan dan menjaga kelestarian hutan
5. Menanam
minimal satu pohon di halaman belakang rumahmu
Manfaat Menjaga Kelestarian
Hutan
1. Makhluk
hidup yang tinggal di hutan tidak akan kehilangan tempat tinggal
2. Meminimalkan
terjadinya bencana alam seperti longsor, banjir dan lain-lain
3. Bumi
menjadi tempat yang lebih teduh dengan banyaknya hutan-hutan tropis yang ada
4. kita
tidak akan kekurangan jumlah oksigen yang dilepas ke udara
Pohon juga dapat berfungsi untuk mencegah
erosi dengan cara mengikat tanah dengan akar-akarnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar